E-Learning PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Printer-friendly version

Glossary adalah halaman yang berisi pengertian dari kata-kata atau istilah asing yang dipergunakan dalam sebuah buku atau dokumen.

Daftar Arti & Istilah Perkeretaapian (Railways Glossary) dapat mempermudah pencarian Arti & Istilah yang terdapat pada Undang-Undang dan Peraturan Perkeretaapian sebagai penunjang pembelajaran.

* Pencarian hanya dapat menggunakan 1 (satu) kata kunci



Browse the glossary using this index

Special | A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | ALL

Halaman:  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  ...  12  (Selanjutnya)
  ALL

A

Acquirer

Acquirer adalah Bank (Acquiring Bank) yang dapat menerima dan memproses transaksi pembayaran dengan Kartu Kredit maupun Kartu Debit berdasarkan lisensi dari VISA International atau Master Card International. (PD 22 Jilid 3)

Administrasi keuangan stasiun

Administrasi keuangan stasiun adalah kegiatan menyusun, mencatat data, dan pelaporan pendapatan dari transaksi penjualan jasa angkutan kereta api dan non angkutan mulai penyiapan dokumen penjualan meliputi antara lain karcis dan surat angkutan sampai penyetoran uang hasil penjualan di stasiun ke junior supervisor pendapatan untuk disetorkan ke bank koordinator daerah (BKD). (PD 22 Jilid 1,  2 & 3)

Alamat warta

Alamat warta adalah petunjuk kepada siapa warta harus diserahkan. (PD 21R)

Anak Perusahaan

Anak Perusahaan adalah suatu badan usaha yang modalnya dimiliki oleh PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) sebesar 51% atau lebih. (PD 2 Jilid 1 Pedoman Akuntansi)

Angkutan kereta api

Angkutan kereta api adalah kegiatan pemindahan orang dan/atau barang dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kereta api. (UU. 23-2007)

Arus Kas

Arus Kas adalah arus masuk dan arus keluar kas dan setara kas Perusahaan. (PD 2 Jilid 1 Pedoman Akuntansi)

Asisten Masinis

Asisten Masinis adalah pegawai yang bertugas membantu masinis dalam mengoperasikan kereta api dan langsiran. (Peraturan Dinas 16A Jilid I)

Asisten Masinis adalah awak sarana perkeretaapian yang membantu masinis dalam mengoperasikan kereta api. (PP 56-2009)

Autodebet/Auto Collection

Autodebet/Auto Collection adalah sistem pembayaran kepada pemasok bahan bakar min yak melalui mekanisme autodebet/ auto collection dari rekening bank daerah (BD). (PD 9)

Awak kereta api

Awak kereta api adalah petugas yang mengoperasikan kereta api yang terdiri dari masinis dan asisten masinis. (PD 2 Jilid I)

Awak kereta api terdiri masinis dan asisten masinis, dalam penugasan untuk :

  • pengoperasian kereta api antarkota, masinis dibantu oleh asisten masinis;
  • pengoperasian.

Awak Sarana Perkeretaapian

Awak Sarana Perkeretaapian adalah orang yang ditugaskan di dalam kereta api oleh Penyelenggara Sarana Perkeretaapian selama perjalanan kereta api. (UU. 23-2007)

B

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas, yang selanjutnya disingkat BPH Migas adalah badan yang mempunyai kewenangan untuk mengatur kuota BBM. (PD 9)

Bank Daerah

Bank Daerah (selanjutnya disebut BD) adalah Rekening Giro Bank atas nama Perusahaan yang dikelola oleh Bendaharawan Kas Besar. (PD 2 Jilid 3)

Bank Daerah, yang selanjutnya disingkat BD adalah Rekening Giro Bank atas nama Perusahaan yang dikeldla. oleh Manajer Kas Besar Kantor Pusat. (PD 9)

Bank Daerah (BD) adalah rekening Perusahaan pada bank yang berkedudukan di tempat bendaharawan, untuk menampung pemindahan uang pembiayaan dari rekening giro Kantor Pusat atau dari rekening giro bendaharawan lain. (PD 22 Jilid 2&3)

Bank Koordinator Daerah

Bank Koordinator Daerah (selanjutnya di sebut BKD) adalah Rekening Giro Bank atas nama Perusahaan yang ada di Kantor Pusat, Daerah Operasi, dan Divisi Regional. (PD 2 Jilid 3)

Bank Koordinator Daerah (BKD) adalah rekening Perusahaan pada bank yang berkedudukan di Kantor Pusat dan di daerah untuk menampung seluruh penerimaan pendapatan Perusahaan dan pengeluaran ke Bank Koordinator Umum (BKU). (PD 22 Jilid 2&3)

Bank Koordinator Umum

Bank Koordinator Umum (selanjutnya di sebut BKU) adalah Rekening Bank atas nama Perusahaan yang ada di Kantor Pusat. (PD 2 Jilid 3)

Bank Koordinator Umum (BKU) adalah rekening Perusahaan pada bank yang menampung penerimaan uang dari Bank Koordinator Daerah (BKD), Kas Negara dan sumber penerimaan lainnya serta pengeluaran untuk pembiayaan pada Bank Daerah (BD). (PD 22 Jilid 2)

Barang Persediaan

Barang Persediaan adalah barang yang disimpan terlebih dahulu untuk pemakaian kegiatan perawatan dan operasional Perusahaan, meliputi suku cadang (spare part), barang umum (common goods), bahan baku (raw materia), peralatan (tools), bahan bakar minyak dan pelumas (fuel & lubrican), perlengkapan kantor (office supplies), scrap dan manufacture part yang spesifikasinya sudah ditetapkan dan dicatat melalui administrasi pergudangan. (PD 9)

Barang Titipan

Barang Titipan adalah barang yang karena suatu hal harus. Disimpan sementara di gudang dan tidak dibukukan sebagai barang persediaan, tetapi tercatat di luar pembukuan (ekstrakomptabel). (PD 9)

Beban Perusahaan

Beban Perusahaan adalah beban yang menjadi kewajiban Perusahaan yang mengurangi kekayaan Perusahaan. (PD 2 Jilid 1 Pedoman Akuntansi)

Bendaharawan

Bendaharawan adalah Pejabat Perusahaan yang diserahi tugas dalam hal penerimaan, penyimpanan, dan pembayaran/pengeluaran uang atau barang milik Perusahaan. (PD 2 Jilid 1 Pedoman Akuntansi)

Bendaharawan Kas Besar

Bendaharawan Kas Besar adalah pejabat Perusahaan yang diserahi tugas dalam hal penerimaan, penyimpanan dan pembayaran/pengeluaran uang, serta pencatatan transaksi uang milik Perusahaan. (PD 22 Jilid 2&3)

Bendaharawan Material

Bendaharawan Material adalah pejabat di gudang persediaan yang karena jabatannya oleh Direksi diberi tanggung jawab mengurus perbendaharaan material dan mempunyai kewajiban untuk menerima, menyimpan, dan mengeluarkan .barang persediaan, atas perintah ordonator serta membuat pertanggungjawabannya. (PD 9)


Halaman:  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  ...  12  (Selanjutnya)
  ALL


Beranda